News

ICCA Update News

Peran Penting In-House Counsel dalam Upaya Pengembangan Bisnis Perusahaan

Mar 23, 2024

Seperti memastikan perusahaan melakukan bisnis dengan tunduk pada hukum yang berlaku; menangani berbagai aspek dari corporate; transaksi aksi korporasi/perusahaan; hingga mencegah risiko-risiko hukum bagi perusahaan.

In-House Counsel merupakan profesi yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan sebuah perusahaan. Sebagai divisi yang membantu perusahaan dari berbagai aspek, tugas In-House Counsel tidak hanya terbatas pada legal drafting, tetapi juga pengawasan dan kontrol terhadap kepatuhan hukum. Untuk itu, tidak heran jika posisi In-House Counsel disebut berdampak pada upaya pengembangan perusahaan.

“Nah, yang orang suka lupa, In-House Counsel sebuah perusahaan itu pasti secara fungsi memang sebagai Counsel atau konsultan bagi perusahaan. Tepatnya kalau melihat kontribusi In-House Counsel terhadap bisnis itu memastikan bisnis comply dengan peraturan, lalu menunjang semua kegiatan usaha perusahaan agar bisa berkembang,” ujar Chief Legal Counsel L’Oreal Indonesia, Saradesy Sumardi, ketika dihubungi Hukumonline, Kamis (21/3/2024).

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, In-House Counsel dituntut memiliki pola pikir yang baik, determinasi tinggi, dan solution-minded. “Jadi bukan semata-mata memberikan batasan, guidance, dia harus bisa bertindak juga sebagai business partner,” ungkap anggota Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) itu.

Seorang In-House Counsel memikul sejumlah tugas-tugas esensial. Termasuk memastikan perusahaan melakukan bisnis dengan tunduk pada hukum yang berlaku; menangani berbagai aspek dari corporate sampai dengan transaksi aksi perusahaan pun masuk dalam lingkup kerja penting tim legal. Tak hanya itu, mereka juga mengantisipasi risiko-risiko hukum yang dapat timbul dalam jalannya roda bisnis perusahaan.

“Peran In-House Counsel itu harus bisa (menanggulangi itu semua). Bahkan kalau manajemen ingin membuat statement, menjawab keluhan orang, tim legal harusnya diikutsertakan dan tidak hanya communication division. Karena semua perkataan yang dikeluarkan perusahaan nantinya berujung menjadi hal yang secara hukum harus dapat dipertanggungjawabkan. Disitu In-House Counsel harus berperan,” jelasnya.

Ia melanjutkan profesi In-House Counsel dan maknanya bagi perusahaan tak terlepas dari posisinya sebagai Counsel yang bertugas menjadi garda utama menegakkan perlindungan hukum bagi perusahaan. Artinya, In-House Counsel diamanatkan untuk menegakkan etika dan hukum dalam berbagai aktivitas perusahaan baik di dalam maupun luar lingkup perusahaan (internal dan eksternal).

“Semakin ke sini itu profesi In-House Counsel tidak bisa sendirian, harus ramai-ramai bekerja dan berorganisasi bareng. Jadi mudah-mudahan Rapat Umum Anggota ICCA nanti lancar, dihadiri juga oleh para anggota yang semangat untuk melakukan perbaikan agar ke depannya ICCA bisa bermanfaat untuk semua orang. We already have a very good forum dalam bentuk ICCA,” harapnya.

Sebagai informasi, ICCA akan menggelar Rapat Umum Anggota Luar Biasa (RUA LB) pada Jum’at (22/3/2024) besok. Nantinya, terdapat sejumlah agenda yang dicanangkan seperti regenerasi kepemimpinan ICCA, penyampaian pertanggungjawaban pengurus, dan juga akan digelar agenda legal knowledge sharing dan sharing session.

“RUA LB ICCA bertujuan agar kami segera melakukan regenerasi dan membawa refreshment dalam organisasi ini. Harapannya dengan pengurus yang baru nanti akan membawa perbaikan-perbaikan signifikan ke ICCA paling tidak untuk 4 tahun ke depan,” ujar Presiden ICCA, Yudhistira Setiawan, dalam Instagram Live Hukumonline Road to RUA LB ICCA, Selasa (19/3/2024).

Nantinya, Hakim Konstitusi Arsul Sani akan hadir untuk memberikan keynote speaker dalam RUA LB. Seperti diketahui, Arsul sempat berprofesi sebagai advokat dan Corporate Director PT Tupperware Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Presiden ICCA. Dalam legal knowledge sharing bakal mengangkat isu pertanggungjawaban pidana perusahaan atau corporate criminal liability. Topik pertanggungjawaban pidana perusahaan ini sengaja diusung mengingat problem yang terjadi kian bertransformasi. Untuk itu, diperlukan pembaruan pengetahuan di kalangan in-house counsel mengenai masalah ini.

“Ini diperuntukkan kepada in-house counsel agar selalu berhati-hati dalam melakukan aksi korporasi dan tindakan hukum agar terhindar dari tindak pidana. Legal knowledge sharing digelar dalam rangka memberikan tambahan wawasan dan awareness kepada para anggota yang menghadiri RUA LB ICCA. Semangat dan tujuan RUA LB ini adalah dari ICCA untuk ICCA, sehingga para in-house counsel yang menjadi member ICCA wajib ikut dan hadir di acara ini,” harapnya.

Sumber : https://www.hukumonline.com/berita/a/peran-penting-in-house-counsel-dalam-upaya-pengembangan-bisnis-perusahaan-lt65fc4353a16bf/

Open chat