News

ICCA Update News

Menuju Rapat Umum Anggota, ICCA Siapkan Agenda Sharing Session

Mar 7, 2024

Selain memberikan sharing session, ICCA juga turut mengundang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani selaku founder ICCA untuk memberikan keynote speaker dalam RUA.

 

President ICCA Yudhistira Setiawan saat menyampaikan permohonan kepada Hakim Konstitusi Arsul Sani untuk menjadi pembicara kunci dalam rangkaian acara Rapat Umum Anggota ICCA.

Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) akan segera menyelenggarakan Rapat Umum Anggota (RUA) pada 22 Maret mendatang. ICCA merupakan wadah bagi profesi In-House Counsel atau Penasihat Hukum Internal Perusahaan.

President ICCA Yudhistira Setiawan menyampaikan bahwa selain untuk memilih ketua ICCA yang baru, pihaknya juga akan mengadakan legal knowledge sharing dan sharing session dengan menggandeng satu law firm. Sekaligus mengundang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani untuk memberikan keynote speaker dalam RUA.

“Dalam acara sharing session tersebut kami mohon berkenan dari Bapak Arsul untuk menjadi keynote speaker pada forum RUA luar biasa tersebut. Sehingga kami sowan dulu” kata audiensi ICCA dan Hukumonline bersama Arsul Sani di Kantor MK, Rabu (6/3).

Untuk diketahui, Arsul Sani merupakan salah satu founder ICCA. Yudhistira menegaskan RUA merupakan bagian dari tugas dirinya dan seluruh anggota untuk melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh Arsul dan teman-teman. Dia berharap ke depannya pengurus ICCA dapat meningkatkan kualitas layanan kepada anggota lewat legal knowledge sharing yang variatif kepada anggota. Selain itu, audiensi bersama Arsul Sani juga diharapkan bisa mempererat kerja sama antara MK dan ICCA beserta Hukumonline.

 

Hakim Konstitusi Arsul Sani secara simbolis memberi sebuah buku karangannya kepada President ICCA Yudhistira Setiawan.

Atas undangan tersebut, Arsul Sani mengaku senang. Secara prinsip Arsul bersedia untuk memenuhi undangan dari ICCA. Tetapi tentunya setelah mendapatkan persetujuan dari Ketua Mahkamah Konstitusi.

“Saya senang, karena masih diingat oleh ICCA. Dulu saya chairman ICCA di 2006-2008 sebelum kenal dunia politik. Tapi memang di MK semua performance hakim konstitusi mesti dilaporkan kepada Ketua MK. Secara prinsip saya OK, tapi masih harus menunggu approval dari Ketua MK,” ucap Arsul.

Di sisi lain, Arsul turut memberikan masukan kepada ICCA untuk lebih mengenal MK. Menurut Arsul, terjadi perkembangan dinamika dalam permohonan uji materi undang-undang di MK. Jika dahulu permohonan uji materi banyak diajukan oleh aktivis dan masyarakat sipil. Namun hari ini, ada dinamika lain yang menunjukkan bahwa company turut menjadi bagian yang mengajukan uji materi.

Sehingga, dia menilai, ICCA perlu mendapatkan pengetahuan terkait mekanisme dan teknis permohonan uji materi ke MK. Adapun mekanismenya bisa dilakukan lewat kerja sama bersama ICCA, khususnya sharing session bersama MK.

“Sekarang itu setelah keluar UU No.1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pusat dan Daerah (UU HKPD), ada uji materi masuk dari kalangan pengusaha. Jadi ada baiknya juga teman-teman IHC memahami tentang MK,” ujarnya.

 

Sumber : https://www.hukumonline.com/berita/a/menuju-rapat-umum-anggota–icca-siapkan-agenda-sharing-session-lt65e92591ccc34/?page=1

Open chat